Bi Sumbar Siapkan ULE Rp2,849 triliun Semarakkan Ramadhan dan Idul Fitri 2026

Thursday, 19 February 2026 : 15:52
Baca Lainnya
TUKAR UANG - Kepala Perwakilan BI Sumbar, M. Abdul Majid Ikram melakukan penukaran uang perdana saat dibukanya Serambi 2026. (Hendri Nova)

Padang - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) menyiapkan alokasi uang sebesar Rp2,849 triliun, untuk Semarak Rupiah Ramadhan dan Berkah Idul Fitri (Serambi) 2026. Jumlah ini meningkat 8,29% dari tahun 2025 yang sebesar Rp2,63 triliun.

Bi Sumbar sendiri sudah membuka secara resmi Serambi 2026, dalam acara Kick Off Serambi 2026 yang digelar di Gedung Memorabilia BI Muaro Padang, Kamis (19/2). Acara dibuka secara resmi oleh Kepala Perwakilan BI Sumbar, M. Abdul Majid Ikram. Turut hadir dalam acara undangan dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK) serta pimpinan perbankan se-Sumbar. Acara ini menjadi penanda resmi dimulainya rangkaian layanan penukaran uang di Sumbar.

"Ini sudah menjadi program tahunan, untuk penyediaan uang Rupiah layak edar untuk memenuhi kebutuhan masyarakat menjelang Ramadhan dan Idul Fitri," kata M. Abdul Majid Ikram, di sela-sela acara.

Ia mengatakan, Serambi 2026 mengusung tiga fokus utama, yakni penyediaan Uang Layak Edar (ULE) dalam jumlah cukup dan berkualitas. Kedua, kampanye bangga menggunakan ULE “Uang Tidak Harus Baru, yang Penting Nominalnya” serta edukasi 3D (Dilihat, Diraba, Diterawang) dan 5J (Jangan dilipat, Jangan diremas, Jangan distapler, Jangan dicoret, dan Jangan dibasahi), dan ketiga, penguatan penggunaan aplikasi PINTAR sebagai sarana pemesanan resmi layanan penukaran Rupiah.
"Komposisi dari uang sebesar Rp2,849 triliun tersebut adalah untuk perbankan sebesar Rp2,570 triliun, dan layanan penukaran sebesar Rp278 miliar. Peningkatan ini dilakukan untuk mengantisipasi kenaikan permintaan uang tunai selama Ramadhan dan Idul Fitri," tambahnya.

Sementara titik layanan penukaran BI ada di BI Muaro pada 19 Februari atau satu kali, dengan kuota 300 penukar. Selanjutnya di masjid-masjid di Kota Padang dari 2–12 Maret (8 kali) kuota 300 penukar/hari.

Seterusnya di Masjid Raya Sumbar, pada 9–13 Maret (5 kali) kuota 1000 penukar/hari, dan pasar tradisional se-Sumbar mulai 18 Februari–6 Maret (10 kali) dengan kuota 200 penukar/hari.

"BI juga berkolaborasi dengan 415 layanan penukaran di 100 Titik perbankan. Selama periode Serambi 2026, kami menggandeng perbankan di 19 kabupaten/kota untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan penukaran uang. Total layanan penukaran sebanyak 100 titik cabang perbankan dengan total 415 kali kegiatan penukaran kuota 100 penukar di masing-masing perbankan per hari," tuturnya.
Seluruh pemesanan penukaran Rupiah, wajib dilakukan secara resmi melalui aplikasi: https://pintar.bi.go.id. Program SERAMBI 2026 memprioritaskan layanan penukaran uang pecahan besar (UPB) ke pecahan kecil (UPK) melalui PINTAR. 

Sementara layanan penukaran uang rusak, cacat, serta uang dicabut dari peredaran ditutup sementara, selama periode Ramadhan dan Idul Fitri, dan akan dibuka kembali pada 26 Maret 2026.
BI berharap Serambi 2026 dapat memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat, sekaligus memastikan ketersediaan uang Rupiah yang berkualitas hingga Hari Raya Idul Fitri. BI Sumbar mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan penukaran resmi serta tetap menggunakan aplikasi PINTAR demi kenyamanan dan ketertiban layanan. (Hendri)



Share :

Saat ini 0 komentar :