BI Sumbar Resmi Buka Alek Gadang CBP Rupiah

Sunday 26 November 2023 : 17:47
Baca Lainnya

 

TEKAN TOMBOL - Kepala Perwakilan BI Sumbar, Endang Kurnia Saputra, didampingi pejabat perbankan di Sumbar, menekan tombol ACBP 2023, di Aula BI Sumbar, Sabtu (26/11). (hendri nova)


Kabar62.com - Alek Gadang Cinta, Bangga, dan Paham (AGCBP) Rupiah resmi dimulai Bank Indonesia (BI), ditandai dengan penekanan tombol oleh Kepala Perwakilan BI Sumbar, Endang Kurnia Saputra, di Aula BI Sumbar, Sabtu (26/11). Endang mengatakan, AGCBP Rupiah sudah dilaksanakan sebanyak 4 (empat) kali, merupakan rangkaian pre-event Sumbar CreatiFest 2023.

Tahun ini AGCBP Rupiah terdiri dari lomba-lomba antar perbankan dan antar SMA, antaranya bankers competition, duta Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah, a day in my life, cipta kreasi, rangking 1 (satu), dan kahoot.

"Di Tahun 2022, BI telah berhasil mengintegrasikan materi edukasi CBP Rupiah kedalam kurikulum SMA dan SMK. Dan di Tahun 2023, BI telah mengintegrasikan materi edukasi CBP Rupiah ke dalam kurikulum SMP," katanya di sela-sela acara.

Ia mengatakan, dengan AGCBP Rupiah diharapkan akan makin memperkuat literasi dan pemahaman masyarakat, terhadap esensi CBP Rupiah. Apalagi saat ini, Sumatera Barat (Sumbar) terpilih sebagai provinsi terbaik untuk inovasi dan kolaborasi.

"BI dengan Dinas Pendidikan, sekarang nomor satu di Indonesia, untuk inovasi dan kolaborasi. Saya haturkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan, atas keberhasilan yang gemilang ini," ujarnya.

Ia berharap masyarakat semakin mencintai rupiah, semakin bangga terhadap mata uang negara sendiri, dan memahami penggunaannya. Jadi bukan hanya dihafal dan dilihat saja, tapi juga menggunakannya dengan bijak. 

"Artinya belanjakan dengan sebijak mungkin, tidak besar pasak daripada tiang. Bisa juga sedikit menyimpan rupiah untuk masa depan, dengan menabung dan berinvestasi," ungkapnya.

Setelah sukses menggelar CBP Rupiah di tingkat SMP dan SMA, maka ke depannya BI akan bekerja sama juga dengan Kepala Dinas Pendidikan untuk tingkat SD. Bahkan juga akan dikenalkan pada pendidikan yang masih sangat awal sekali.

"Sumbar akan menjadi pilot project bagi provinsi lainnya di Indonesia, karena program CBP Rupiah di setiap jenjang pendidikan, sudah lebih dulu sukses di Sumbar," tuturnya.

BI dalam menjaga rupiah, juga mengutamakan aspek perlindungan konsumen, antaranya agar terhindar dari uang palsu. Banyak sisi-sisi filosofis yang cukup dalam dalam Rupiah.

"Rupiah itu adalah mata uang dengan desain terbaik atau nomor satu di dunia. Jadi bukan Dollar dan Euro, tapi Rupiah yang nomor satu di dunia," tutupnya. (*)




Share :

Saat ini 0 komentar :